Indonesia di Tengah Konflik Global: PARINDRA Gelar Talk Show Nasional Bahas Ekonomi Mandiri dan Kepemimpinan Berdaulat
Talk Show PARINDRA
BERITA & PUBLIKASI
Tim Sekretaris Umum
6/3/20262 min read


JAKARTA — Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia, Partai Indonesia Raya atau PARINDRA menggelar kegiatan nasional bertajuk “Indonesia di Tengah Konflik Global: Kebangkitan Nasional untuk Ekonomi Mandiri dan Kepemimpinan Berdaulat.” Kegiatan ini menjadi ruang penting untuk membahas arah masa depan Indonesia dalam menghadapi tekanan politik global, tantangan ekonomi, diplomasi pertahanan, hingga kebutuhan lahirnya pemimpin strategis lintas generasi.
Mengusung semangat “Bangkit Bersama, Berdaulat Selamanya,” kegiatan ini tidak hanya menyasar kalangan politik dan akademisi, tetapi juga masyarakat luas dari berbagai generasi: mulai dari baby boomers, generasi X, milenial, hingga Gen Z. Isu yang dibahas dinilai relevan karena menyentuh persoalan besar bangsa, yaitu bagaimana Indonesia tetap berdiri tegak, mandiri secara ekonomi, kuat secara politik, dan berdaulat dalam percaturan global.
Talk show nasional ini menghadirkan enam narasumber dari latar belakang hukum tata negara, komunikasi politik, militer, diplomasi pertahanan, dan pendidikan strategis. Prof. Dr. H. Irmanjaya Thaher, S.H., M.H., Guru Besar Hukum Tata Negara, Rektor, Purnawirawan Militer, sekaligus Ketua Umum Partai Indonesia Raya, hadir sebagai Keynote Speaker PARINDRA .
Selain itu, hadir Prof. Dr. Juanda, S.H., M.H., Guru Besar Hukum Tata Negara, yang akan membahas isu “Menjaga Konstitusi dan Demokrasi di Tengah Tekanan Politik dan Krisis Global.” Topik ini menjadi sangat penting ketika demokrasi, stabilitas hukum, dan kepercayaan publik menjadi fondasi utama ketahanan bangsa .
Dari perspektif komunikasi politik, Prof. Dr. Lely Arrianie, M.Si., Guru Besar Komunikasi Politik, mengangkat tema “Komunikasi Politik Kebangsaan dalam Membangun Optimisme dan Persatuan di Era Krisis Global.” Tema ini menjadi jembatan penting bagi semua generasi agar tidak mudah terpecah oleh arus informasi, polarisasi digital, dan narasi pesimistis yang berkembang di ruang publik .
Sementara itu, aspek ketahanan nasional akan diperkuat melalui paparan Mayjen TNI (Purn.) Daniel Chardin, S.E., M.Si., Purnawirawan Mayjen TNI sekaligus Sekjen Partai Indonesia Raya. Ia membawakan subtema “Ketahanan Nasional dan Konsolidasi Politik Kebangsaan dalam Menghadapi Ancaman Global.” Topik ini menegaskan pentingnya soliditas nasional dalam menghadapi perubahan geopolitik yang semakin dinamis .
Isu diplomasi pertahanan juga menjadi sorotan melalui kehadiran Mayjen TNI (Purn.) Fulad, S.Sos., M.Si., mantan Penmil PTRI di PBB. Ia akan membahas “Diplomasi Pertahanan Indonesia dan Tantangan Perdamaian Dunia di Tengah Konflik Iran–AS–Israel.” Pembahasan ini diharapkan membuka wawasan publik bahwa konflik global bukan hanya urusan negara besar, tetapi juga berdampak terhadap stabilitas kawasan, ekonomi, dan keamanan nasional Indonesia .
Talk show ini juga menghadirkan Mayjen TNI Dr. Ir. Pujo Widodo, S.E., S.H., S.T., M.A., M.D.S., M.Si., M.Si.Han, akademisi dan mantan Dekan Universitas Pertahanan, dengan subtema “Membangun Generasi Pemimpin Strategis: Ketahanan Nasional, Pendidikan, dan Masa Depan Indonesia.” Tema ini sangat relevan bagi generasi muda, khususnya Gen Z, yang kelak akan menjadi aktor utama dalam menentukan arah kepemimpinan nasional .
Melalui kegiatan ini, PARINDRA menegaskan bahwa kebangkitan nasional tidak cukup hanya menjadi slogan. Kebangkitan harus diwujudkan melalui kesadaran politik, kemandirian ekonomi, penguatan demokrasi, literasi geopolitik, serta lahirnya pemimpin yang memiliki karakter, kompetensi, dan keberanian mengambil keputusan strategis.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi gagasan kebangsaan yang mampu menyatukan pengalaman generasi senior dan energi generasi muda. Di tengah dunia yang terus berubah, Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya populer, tetapi juga visioner, berdaulat, dan berpihak pada kepentingan nasional.
PARINDRA mengajak seluruh elemen bangsa untuk bangkit bersama, menjaga persatuan, memperkuat kemandirian ekonomi, dan membangun kepemimpinan nasional yang berdaulat. Sebab masa depan Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton dalam konflik global, tetapi harus tampil sebagai bangsa yang kuat, mandiri, dan diperhitungkan dunia.
Brand
Explore our sleek website template for seamless navigation.
Contact
Newsletter
dpp.parindra@parindra.id
© 2026. All rights reserved.
